Ha,ha,ha inilah yang terjadi di industri musik Indonesia saat ini, sebuah lelucon besar. Tapi yah apa mau dikata, toh masyarakat kita menyukainya dan rela mengeluarkan uang untuk membelinya. Inilah potret masyarakat Indonesia yang secara tidak sadar menikmati kebodohan & kemiskinan mereka. Dikatakan begitu karena hampir semua produk musik yang notabene miskin edukasi moral, laku bak kacang goreng. Tidak usah kita bilang apa jenis musiknya dan siapa bandnya, toh kita juga sudah tahu semua, mulai era “the king” hingga “i miss you” band, semuanya laku keras dibeli oleh masyarakat kita. Ini artinya bahwa kita memang terbiasa untuk menyukai hal-hal yang mudah dan gampang. Secara budaya dan kultur kita terbiasa untuk tidak menantang hal-hal yang baru, pamali katanya.
Jadinya yah akhirnya seperti ini, kita tetap bodoh dan dikelilingi oleh arogansi massal yang mengatas namakan budaya. Bagaimana mungkin dangdut bisa dibilang budaya musik Indonesia, padahal semua unsur musiknya diadaptasi dari India ? atau bagaimana mungkin musik pop melayu andalan malaysia adalah merupakan kesukaan bangsa kita ? Tidak, Bukan itu budaya kita, sekali lagi bukan !
Read the rest of this entry »




