
Bahas masalah indie dan pergerakan band indie tentu gak bakal ada matinya. Muncul tenggelamnya band-band indie di Indonesia bakalan akan terus berlangsung. Ada satu nama band yang cukup menyita perhatian saia,yup mereka adalah EVERYBODY LOVES IRENE. Salah satu band yang bener-bener mengusung prinsip D.I.Y kalo mas Erick bilang Do It Your Self. Mereka nggak hanya menempelkan embel-embel “indie” di identitas band mereka,tapi mereka benar-benar bertindak secara Independent. Seluruh pembuatan album dilakuakan sendiri oleh para personil mereka,mulai dari recording hingga pendistribusiannya.
Everybody loves irene dibentuk pada tahun 1998 dengan nama awal GOTOON oleh Yudhi,Dimas dan Mulyadi ketika mereka semua masih duduk di bangku SMP.GOTOON bisa dibilang lumayan solid di kalangan scene britpop jakarta,tapi setelah sekian lama tanpa vokalis tetap akhirnya pada tahun 2001 bertemulah mereka dengan Irene Yohanna,sosok vokalis wanita yang sanggu menarik perhatian para lelaki ini,semuanya menyukai Irene!Everybody Loves Irene!!Fakta inilah yang akhirnya mengilhami mereka untuk merubah nama bandnya menjadi Everybody Loves Irene.
Everybody Loves Irene merilis album perdana mereka pada tahun 2006 dengan tittle The Very First Thing You Must Learn About Flying Is Gravity. Album ini nggak hanya menarik para pecinta musik dalam negeri saja,terbukti dengan banyaknya permintaan album serta review-review dari para penikmat musik maca negara sepert LOndon,Yunani,Jerman,Finlandia dan negara-negara lain.
Tahun 2007, Everybody loves irene menjadi band pertama dari Indonesia yang bermain di Baybeats International Festival di Singapore. Singel mereka yang berjudul Love Is So Strange juga masuk ke dalam album kompilasi Half Dreaming - Asian Shoegaze Compilation yang dirilis di Jepang. Karena prestasi ini, Channel [V] pernah membuat profil Everybody loves irene dalam program AMP Around Asia. Di Indonesia, lagu-lagu Everybody loves irene pernah mengisi beberapa album kompilasi termasuk CD kompilasi Independent Love Songs yang jadi bonus salah satu tabloid anak muda,pada Valentine tahun lalu. Lagu-lagu Everybody loves irene juga muncul sebagai soundtrack film Gerbang13 dan serial TV Dunia Tanpa Koma. Di serial ini, anak-anak Everybody loves irene bahkan sempat tampil on-screen beberapa menit.
Pada bulan Agustus yang lalu Everybody loves irene kembali merelease album ke 2 yang berjudul On Second Thought,I Might Wanna Change Something. Nggak berbeda jauh dengan album pertma mereka,album ini juga mendapat banyak perhatian dari media terutama cara promosi mereka yang unik. Everybody loves irene di album kedua ini banyak memanfaatkan media-media tekhnologi seperti FaceBook,Friendster,Myspace,Youtube,dll.
So,buat yang penasaran banget dengan Everybody loves irene silahkan langsung berkunjung ke website mereka di www.Everybodylovesirene.com Dan Myspace mereka http://www.myspace.com/everybodylovesirene.
Download Mp3
Everybody Loves Irene - Memento Mori
Everybody Loves Irene - Rindu

September 12th, 2008 at 8:23 pm
terima kasih buat apresiasinya..
keep up the spirit..
music is passion. hearing it, feeling it and making it.
September 12th, 2008 at 9:10 pm
wan link ke irenenya error
September 12th, 2008 at 9:36 pm
@Everybody Loves Irene



makasih atas kunjungannya
horeeeeeeeeeeee…..blog saia dikunjungi artis
@erick
langsung aja klik si empunya yg punya comment paling atas rick
sorry posting pas baru bangun jadi masih ngantuk
September 12th, 2008 at 11:04 pm
huaaaa
mas… tengkiuh informasinya
tengkiuh banyak udah di ping ke blog ku
mudah2an sukses irene jadi inspirasi buat kita semua
September 13th, 2008 at 12:06 am
maju terus indie.. maju terus irone..
September 14th, 2008 at 3:26 am
saya suka banget lagu mereka yang rindu, it such like….. arghhh susah disebutin saya suka sound2 aneh mereka ! mana suara vokalnya bikin arghhh
kwkwkwk sekseh pisan suaranya 
September 16th, 2008 at 9:34 am
ngomongin band indie jadi inget masa lalu… sekarang dah jadi blogger indie :))